Manajemen Risiko


ICON+ berupaya menjaga kelangsungan bisnis perusahaan agar terus tumbuh dan berkembang dengan baik sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dibidang informasi, teknologi, dan telekomunikasi. Oleh karena itu, ICON+ memperkuat sistem pengendalian internal dengan pengelolaan risiko yang berlandaskan prinsip kehati-hatian, terintegrasi, efektif dan efisien pada setiap level organisasi. Manajemen Risiko adalah pengelolaan ketidakpastian akan potensi terjadinya suatu peristiwa (events), baik yang dapat diperkirakan (anticipated) maupun yang tidak dapat diperkirakan (unanticipated) yang dapat menimbulkan dampak negatif (threat) maupun positif (opportunity) terhadap pencapaian tujuan melalui koordinasi, komunikasi, monitoring dan review yang terangkum dalam Proses Pengelolaan Risiko sehingga dapat meminimalisir risiko yang terjadi, memitigasi dan mengurangi dampak negatif yang terjadi.

Dasar pelaksanaan manajemen risiko di ICON+ adalah sebagai berikut:

  • Traktat Manajemen Risiko PT. Indonesia Comnets Plus, tanggal 25 April 2014;
  • Keputusan Direksi PT Indonesia Comnets Plus Nomor 1672/SK/001/PUSAT/ICON+/2014 tanggal 25 April 2014, tentang Pedoman Proses Manajemen Risiko Perusahaan;
  • Peraturan Direksi PT PLN (Persero) Nomor 0355.K/DIR/2014 tanggal 22 Juli 2014, tentang Penerapan Manajemen Risiko di Lingkungan PT PLN (Persero);
  • Keputusan Direksi PT Indonesia Comnets Plus Nomor 366/SK/001/PUSAT/ICON+/2014 tanggal 30 November 2014, tentang Perubahan Matriks Risiko pada Pedoman Manajemen Risiko Perusahaan PT Indonesia Comnets Plus dan Penetapan Risk Tolerance, Risk Appetite, Risk Taxonomy & Sistem Pelaporan Risiko;
  • Edaran Direksi Nomor 02171/SE/001/PUSAT/ICON+/2015 tanggal 18 Februari 2015, tentang Wewenang & Tanggung Jawab Risk Owner dari Masing-masing Unit Kerja, Ruang Lingkup, & Mekanisme Pelaporan Manajemen Risiko;
  • Keputusan Direksi PT Indonesia Comnets Plus Nomor 2196/SK/001/PUSAT/ICON+/2015 tanggal 24 November 2015, tentang Tata Kelola Penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) Berbasis Risiko;
  • Keputusan Direksi PT Indonesia Comnets Plus Nomor 2197/SK/001/PUSAT/ICON+/2015 tanggal 30 November 2015, tentangPerubahan Ruang Lingkup Manajemen Risiko Pada Pedoman Manajemen Risiko.

Prinsip Manajemen Risiko

Pelaksanaan manajemen risiko ICON+ menggunakan prinsip-prinsip manajemen risiko sesuai ISO 31000, meliputi hal hal sebagai berikut :

  • Menciptakan dan melindungi nilai-nilai perusahaan;
  • Berintegrasi dengan seluruh proses organisasi;
  • Menjadi bagian dalam pengambilan keputusan;
  • Secara khusus menangani ketidakpastian;
  • Menyajikan cara kerja yang sistematis, terstruktur dan sesuai waktu;
  • Berbasis kepada informasi paling valid yang tersedia;
  • Sesuai dengan konteks internal dan eksternal perusahaan yang telah ditetapkan;
  • Mempertimbangkan kemampuan dan budaya perusahaan;
  • Transparan, relevan serta up-to-date;
  • Berlaku dinamis, responsif terhadap perubahan;
  • Berkembang dan menerapkan perbaikan berkelanjutan.