Komite Pendukung Dewan Komisaris ICON+


Komite-komite di bawah Dewan Komisaris adalah organ pendukung Dewan Komisaris yang bertugas dan bertanggung jawab secara kolektif untuk membantu Dewan Komisaris dalam melakukan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi agar dapat mewujudkan suatu sistem tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).

Komite pendukung Dewan Komisaris ICON+ terdiri dari Komite Audit dan Komite Manajemen Risiko.

Komite Audit

Dasar Pembentukan Komite Audit ICON+ adalah sebagai berikut;

  1. Keputusan Menteri BUMN No Kep-117/M-MBU/2002 tanggal 1 Agustus 2002 tentang Penerapan Praktek GCG pada BUMN
  2. Kebijakan Menteri Negara BUMN dalam Pengurusan dan Pengawasan BUMN, No : S-375/MBU/Wk./2011 tanggal 5 Desember 2011
  3. Pedoman Good Corporate Governance, Komite Nasional Kebijakan Kebijakan Corporate Governance
  4. Peraturan Menteri BUMN No: PER-12/MBU/2012 tanggal 24 Agustus 2012 tentang Organ Pendukung Dewan Komisaris / Dewan Pengawas BUMN.
  5. Keputusan Rapat Dewan Komisaris tanggal 17 Januari 2017 tentang Pembentukan Komite Audit

Pengangkatan Komite Audit ICON+ dilakukan melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris ICON+ Nomor 01.SK/DEKOM/2017 tanggal 23 Januari 2017 tentang Pembentukan komite Audit dan memutuskan untuk membentuk Komite Audit pada Dewan Komisaris PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) dengan susunan sebagai berikut:

         

Ketua merangkap Anggota

Gong Matua Hasibuan

Sekretaris merangkap Anggota

Heryawan

Anggota

Irvan Nasrun

 

Secara garis besar fungsi Komite Audit adalah membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugas-tugas pengawasan. Di dalam menjalankan perannya, Komite Audit menjalankan fungsinya sebagai penilai independen dalam melakukan penelaahan terhadap kegiatan manajemen ICON+ melalui laporan keuangan dan informasi keuangan yang disiapkan oleh manajemen ICON+ serta kegiatan lain yang masuk kedalam lingkup pengawasan Dewan Komisaris terhadap kinerja Manajemen ICON+.

Komite Manajemen Risiko

Dasar Pembentukan Komite Audit ICON+ adalah sebagai berikut;

  1. Keputusan Menteri BUMN No Kep-117/M-MBU/2002 tanggal 1 Agustus 2002 tentang Penerapan Praktek GCG pada BUMN
  2. Kebijakan Menteri Negara BUMN dalam Pengurusan dan Pengawasan BUMN, No : S-375/MBU/Wk./2011 tanggal 5 Desember 2011
  3. Pedoman Good Corporate Governance, Komite Nasional Kebijakan Corporate Governance
  4. Peraturan Menteri BUMN No: PER-12/MBU/2012 tanggal 24 Agustus 2012 tentang Organ Pendukung Dewan Komisaris / Dewan Pengawas BUMN.
  5. Keputusan Rapat Dewan Komisaris tanggal 17 Januari 2017 tentang Pembentukan Komite Manajemen Risiko

Pengangkatan Komite Manajemen Risiko ICON+ dilakukan melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris ICON+ Nomor 02.SK/DEKOM/2017 tanggal 23 Januari 2017 tentang Pembentukan komite Manajemen Risiko dan memutuskan untuk membentuk Komite Manajemen Risiko pada Dewan Komisaris PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) dengan susunan sebagai berikut:

           

Ketua merangkap Anggota

Agus Sutiawan

Sekretaris merangkap Anggota

Tony Prianto

Anggota

Pramudji Slamet

 

Fungsi dan Tugas Pokok Komite Manajemen Risiko

Komite Manajemen Risiko dibentuk dalam rangka membantu tugas Dewan Komisaris untuk memastikan diterapkannya Good Corporate Governance (GCG) dalam proses bisnis ICON+ dalam mencapai tujuannya. Komite Manajemen Risiko membantu tugas Dewan Komisaris untuk memastikan bahwa ICON+ telah melakukan kajian risiko dan meminimalkan risiko dalam pelaksanaan pengelolaan ICON+ dalam rangka mencapai tujuan dan mengamankan kepentingan stakeholders.